Logo Bloomberg Technoz

OJK Ungkap Transaksi Kripto Rp482 Triliun, CFX Fokus Bangun Trust


CFX Crypto Conference (CCC) 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. (Bloomberg Technoz/Syailendra Wiratama)
CFX Crypto Conference (CCC) 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. (Bloomberg Technoz/Syailendra Wiratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Central Finansial X (CFX) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap industri aset kripto nasional melalui penyelenggaraan CFX Crypto Conference (CCC) 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri regulator, akademisi, pelaku industri, hingga pemangku kepentingan lainnya guna membahas pengembangan ekosistem aset digital yang sehat dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso, menegaskan bahwa kepercayaan menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekosistem aset digital di Indonesia.

"Jika terdapat satu faktor yang menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan ekosistem aset keuangan digital di Indonesia, satu faktor hingga saat ini adalah trust, kepercayaan," ujar Adi.

Menurutnya, kepercayaan merupakan aset paling berharga dalam industri keuangan karena menjadi faktor yang mendorong adopsi inovasi, pembentukan likuiditas, dan pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.

"Kepercayaan merupakan aset yang paling berharga dalam industri keuangan. Tanpa kepercayaan, inovasi tidak akan diadopsi, likuiditas tidak akan terbentuk, dan investasi tidak akan tumbuh secara berkelanjutan," katanya.

Adi menjelaskan, kepercayaan tersebut tercermin dari perkembangan infrastruktur dan pasar aset digital di Indonesia. Saat ini, ekosistem aset digital nasional didukung oleh berbagai lembaga yang beroperasi dalam kerangka pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi.

Dari sisi pasar, terdapat 1.265 aset kripto yang dapat diperdagangkan. Nilai transaksi aset kripto tercatat mencapai Rp482 triliun sepanjang 2025, sementara pada periode Januari–April 2026 mencapai Rp99,01 triliun.

"Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi ini masih tetap tinggi," ujar Adi.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah investor aset kripto di Indonesia terus bertumbuh. Hingga April 2026, jumlah akun investor telah mencapai 21,7 juta akun, meningkat dari 14,16 juta akun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," katanya.

Selain pertumbuhan investor dan transaksi, industri kripto juga memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. OJK mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp796,73 miliar sepanjang 2025, sedangkan dalam dua bulan pertama 2026 telah mencapai Rp147,32 miliar.

"Terima kasih kontribusi dari industri sehingga ada dukungan kepada pembangunan Indonesia," kata Adi.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Kripto CFX Subani mengatakan bahwa tema utama CCC 2026 berfokus pada penguatan pilar kepercayaan sebagai kunci kedewasaan industri kripto nasional.

"Pada penyelenggaraan CCC tahun ini, kami fokus pada penguatan pilar kepercayaan (trust) sebagai kunci utama kedewasaan dan inovasi ekosistem. Kami percaya bahwa untuk mendorong skalabilitas industri, seluruh pihak harus bergerak dalam sinergi yang sama," ujar Subani.

Ia menambahkan, pengembangan industri ke depan tidak hanya bertumpu pada aktivitas perdagangan, tetapi juga perlu memperluas pemanfaatan atau use case aset kripto di berbagai sektor.

Menurut Subani, CCC 2026 merupakan bentuk komitmen Bursa Kripto CFX dalam menghadirkan ruang kolaborasi yang dapat melahirkan gagasan konkret bagi pengembangan industri yang berkualitas.

"CCC 2026 merupakan bentuk komitmen nyata Bursa Kripto CFX dalam menciptakan ruang yang melahirkan gagasan-gagasan konkret untuk menciptakan ekosistem aset kripto yang berkualitas dan berintegritas," katanya.

Bertepatan dengan peringatan tiga tahun berdirinya Bursa Kripto CFX, Subani berharap inovasi dan kolaborasi antara anggota bursa, perguruan tinggi, serta inovator lokal dapat memperkuat pertumbuhan industri aset kripto yang aman dan dipercaya masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, CFX juga mengumumkan kembali penyelenggaraan Anugerah Ksatria CFX 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada anggota yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan industri sesuai kategorinya.

"Visi kedaulatan digital dan menjadi pemimpin global tidak bisa dicapai oleh CFX sendirian, kuncinya adalah kolaborasi kita semua," ujar Subani.

"Mari bersama-sama kita merajut masa depan aset kripto yang berdaya saing, kuat, berdaulat, dan berintegritas," tambahnya.