Ketika rupiah melemah dan harga energi meningkat, beban impor energi dapat makin besar.
Dalam kondisi tersebut, Manap menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah kebijakan fiskal untuk meredam dampak yang lebih luas terhadap perekonomian.
"Langkah yang [dapat] digunakan pemerintah, saya pikir yang pertama, memang pemerintah harus restrukturisasi fiskalnya, terutama saya pribadi ini melihatnya perlu melihat kembali MBG [Makan Bergizi Gratis]. MBG itu kan merupakan anggaran yang paling banyak mengambil di fiskal 2026," jelasnya.
"Apakah memang angka itu perlu sebesar itu atau bisa dikurangin dulu,” kata dia.
Sebagai informasi pada Senin (9/3/2026) pukul 14:10 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 16.958 di perdagangan pasar spot, melemah tipis 0,05% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
(prc/naw)



























