Mojtaba lahir pada tahun 1969 di kota suci Mashhad, bagian timur laut Iran, sebagai putra kedua dalam keluarga Khamenei. Menurut catatan Encyclopedia Britannica, ia sempat terjun ke medan tempur dalam Perang Iran-Irak (1980-1988)—perang yang mengukuhkan posisi ayahnya di tampuk kekuasaan—sebelum akhirnya menjadi ulama dan menempuh studi di pusat pendidikan agama utama Iran di Qom.
Meski cenderung menjaga profil publik yang rendah, Mojtaba dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Satuan militer elite ini merupakan kekuatan utama di balik program rudal Iran dan aliansi milisi regional, serta memiliki pengaruh ekonomi raksasa yang diperkirakan mengendalikan hingga 40% ekonomi Iran.
Namanya bukan tanpa kontroversi. Selama dugaan intervensi dalam pemilu 2009 yang memicu protes besar-besaran di jalanan, pihak oposisi menuduh Mojtaba terlibat aktif di balik layar.
Selain pengaruh politik dan militer, Mojtaba juga disebut-sebut mengelola jejaring bisnis yang luas. Bloomberg melaporkan pada Januari lalu bahwa ia mengawasi imperium investasi yang membentang dari Teheran hingga Dubai dan Frankfurt. Saat laporan itu dirilis, ia tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kepemilikan aset tersebut.
(bbn)





























