BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa Filipina
Dinda Decembria
08 June 2026 11:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan menyusul gempa kuat yang mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6).
Teuku Faisal mengatakan peringatan dini keempat diterbitkan sebagai penanda berakhirnya status peringatan tsunami sekaligus memberikan ruang bagi tim penyelamat untuk menjalankan tugas di wilayah terdampak.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar unsur Basarnas, BPBD, BNPB, TNI, dan Polri dapat melaksanakan upaya penyelamatan yang diperlukan di lapangan.
Hingga pukul 10.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 20 gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo berkisar antara 3,9 hingga 6,7. Selain itu, terdapat dua gempa yang dilaporkan dirasakan masyarakat. Berdasarkan hasil observasi terbaru di sejumlah wilayah terdampak, BMKG tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan dan berpotensi membahayakan.
“Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait hasil observasi di beberapa wilayah yang terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. Maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 10.15.51 WIB,” kata Teuku Faisal dalam konferensi pers secara daring, Senin (8/6).






























