Logo Bloomberg Technoz

Penegasan peringkat BBB juga dipandang sebagai pengakuan atas rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, prospek pertumbuhan yang dinilai tetap resilien, tingkat utang pemerintah yang moderat, serta fundamental ekonomi yang secara umum masih kuat.

OJK menyatakan fundamental sektor keuangan domestik tetap terjaga, dengan tingkat permodalan lembaga jasa keuangan berada jauh di atas ketentuan minimum, likuiditas yang memadai, serta profil risiko yang dikelola secara prudent. Intermediasi keuangan juga disebut terus tumbuh sejalan dengan kondisi ekonomi sehingga mendukung pembiayaan sektor produktif dan pembangunan jangka panjang.

Selain itu, implementasi reformasi struktural dalam Roadmap Pasar Modal 2023–2027 disebut terus berjalan. Reformasi tersebut mencakup peningkatan transparansi kepemilikan, penguatan ketentuan free float, penyempurnaan klasifikasi data investor, hingga penegakan hukum untuk memperkuat tata kelola dan integritas pasar.

Sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait guna menjaga keselarasan serta konsistensi implementasi kebijakan demi stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

(dhf)

No more pages