Logo Bloomberg Technoz

Barito Renewables Menuju 1 Gigawatt Kapasitas Panas Bumi di 2026


Barito Renewables Energy. (Dok. Barito Renewables Energy)
Barito Renewables Energy. (Dok. Barito Renewables Energy)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Barito Renewables Tbk atau BREN kembali memperkuat kapasitas energi terbarukannya setelah merampungkan proyek penambahan kapasitas di pembangkit panas bumi Wayang Windu Geothermal Power Plant Unit 1 dan Unit 2. Pembangkit ini dioperasikan oleh anak usaha BREN, Star Energy Geothermal.

Proyek tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan dalam meningkatkan produksi energi bersih di Indonesia. Penambahan kapasitas ini melengkapi serangkaian peningkatan yang dilakukan sejak perusahaan melantai di bursa pada 2023.

Saat Initial Public Offering pada Oktober 2023, BREN memiliki kapasitas terpasang panas bumi sebesar 886 MW. Setelah itu perusahaan melakukan berbagai peningkatan melalui retrofit serta pengembangan unit binary di lapangan Salak Geothermal Field.

Langkah tersebut memberikan tambahan kapasitas sebesar 40 MW sehingga total kapasitas panas bumi BREN kini mencapai 926 MW.

Sepanjang 2025, perusahaan mencatat produksi listrik dari panas bumi mencapai 6.885 GWh. Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pasokan energi bersih nasional.

Menuju Target 1 GW Kapasitas Panas Bumi

BREN juga tengah menjalankan beberapa proyek ekspansi lainnya. Di antaranya pembangunan Salak Unit 7 berkapasitas 40 MW, Wayang Windu Unit 3 sebesar 30 MW, serta peningkatan kapasitas Darajat Geothermal Power Plant Unit 3 sebesar 7 MW.

Seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Setelah selesai, BREN diproyeksikan mengoperasikan total 1 GW kapasitas panas bumi serta 79 MW kapasitas pembangkit listrik tenaga bayu pada akhir 2026.

Presiden Direktur BREN Hendra Soetjipto Tan menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target tersebut.

“Kami berada dalam posisi yang sangat baik untuk merealisasikan target 1 GW kapasitas terpasang panas bumi. Hal ini menjadi tahapan penting bagi kami dalam mengantarkan energi baru terbarukan untuk Indonesia. Pencapaian ini merupakan bukti dari dedikasi dan komitmen kami dalam menjaga keunggulan operasional sebagai salah satu perusahaan EBT terbesar di Indonesia”.

(Dok. Ist)

Retrofit Wayang Windu Rampung Lebih Cepat

Proyek retrofit di Wayang Windu mencakup peningkatan besar pada dua unit pembangkit. Pada Unit 1, pekerjaan meliputi penggantian rotor turbin uap, diafragma, serta peralatan bantu lainnya.

Selain itu, perusahaan juga mengganti satu set lengkap menara pendingin beserta struktur dan peralatan berbahan fiberglass reinforced polymer. Penggantian impeller pompa hot well, motor, dan berbagai aksesorinya juga dilakukan.

Sementara itu pada Unit 2, peningkatan mencakup penggantian rotor turbin uap, diafragma, serta berbagai komponen internal pada menara pendingin. Proyek ini juga meliputi penggantian impeller pompa hot well dan komponen motor.

Seluruh pekerjaan dijalankan dengan standar keselamatan tinggi. Proyek ini mencatat capaian zero Fatalities, zero Lost Time Injuries LTI, dan zero Total Recordable Injuries TRI.

Selama pelaksanaan proyek, tim juga mencatat total 713.464 jam kerja aman.

Hendra menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional.

“Ekspansi berkelanjutan kami mencerminkan keyakinan bahwa energi panas bumi dan angin merupakan pilar fundamental masa depan energi bersih Indonesia. Tonggak ini mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta berkontribusi nyata terhadap perjalanan Indonesia menuju netzero emissions, dengan menyediakan pasokan listrik baseload yang andal sekaligus menurunkan intensitas karbon di sektor ketenagalistrikan,” tambah Hendra.

Menariknya, Commercial Operation Date COD kedua unit tersebut juga tercapai lebih cepat dari rencana. Rata rata penyelesaian proyek berlangsung sekitar 20 hari lebih cepat dibandingkan target awal.

Pencapaian ini mencerminkan koordinasi proyek yang solid serta disiplin operasional yang tinggi.

Dengan ekspansi tersebut, BREN semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama energi terbarukan di Indonesia sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mencapai target bauran energi terbarukan nasional sebesar 23 persen pada 2025.