Saat ini, IHSG diproyeksi masih cenderung tertekan dengan target support terdekat pada 7.885 – 7.715 dengan resistance pada level 8.000 – 8.060.
“Arah pergerakan pasar dalam jangka pendek masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik geopolitik antara AS dan Iran, terutama jika eskalasi konflik semakin meluas dan berdampak pada stabilitas pasar energi global,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TAPG, ISAT, dan BOAT.
Senada, melansir Phintraco Sekuritas, penutupan Selat Hormuz oleh Iran menimbulkan gejolak di pasar energi global, dengan negara–negara di Asia diprediksi akan menghadapi dampak paling besar. Selat tersebut berfungsi sebagai jalur perdagangan minyak global, di mana sekitar 13 juta bpd melewati selat tersebut pada tahun 2025, atau 31% dari seluruh aliran minyak mentah melalui laut.
Penutupan Selat Hormuz secara berkepanjangan dinilai akan menimbulkan kenaikan harga minyak mentah lebih lanjut, yang dapat mendorong kenaikan inflasi dan berpengaruh terhadap kebijakan moneter Bank Sentral.
Imbasnya, IHSG breaklow dari level psikologis 8.000 dan dari MA–200. Pembentukan histogram negatif oleh MACD dan pergerakan Stochastic RSI yang mengarah ke bawah di area pivot.
“Mengindikasikan penurunan IHSG masih berpotensi berlanjut. Jika support IHSG di 7.860 tertembus, diperkirakan akan menguji support berikutnya di 7.700 – 7.800,” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham JPFA, ISAT, HUMI, SIDO, dan TAPG.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Berlanjutnya kenaikan harga komoditas energi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Namun memang, melemahnya mayoritas Bursa Wall Street, wacana kenaikan RKAB nikel, dan besarnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.825 – 7.710 dan resistance 8.055 – 8.170,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi LSIP, ISAT, EXCL, ADRO, PTBA, dan AADI.
Panin memproyeksikan IHSG bakal melemah (lagi), disebabkan oleh sentimen negatif di regional, di mana pasar Eropa dan Asia terkoreksi dalam, serta melemahnya komoditas utama, seperti metal mining dan emas.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MAPI, SMRA, dan MTEL.
(fad)





























