Beberapa ketentuan penting yang wajib diperhatikan antara lain:
-
Pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui laman resmi
-
Satu akun dapat mendaftarkan maksimal tiga peserta tambahan atau total empat orang
-
Setiap akun hanya dapat mendaftarkan satu unit sepeda motor
-
Peserta wajib memiliki dokumen kependudukan sah seperti KTP, SIM, atau KK
-
Peserta hanya boleh memilih satu kota tujuan mudik
-
Pendaftaran arus balik dilakukan bersamaan dengan pendaftaran arus mudik
-
Wajib melakukan registrasi ulang maksimal H+3 setelah mendaftar
Apabila peserta tidak melakukan validasi ulang sesuai batas waktu yang ditentukan, maka data akan gugur secara otomatis dan Nomor Induk Kependudukan diblokir oleh sistem.
Langkah ini diterapkan untuk memastikan kuota tidak terbuang sia sia dan dapat dimanfaatkan masyarakat lain yang membutuhkan.
Cara Daftar Mudik Gratis 2026
Proses pendaftaran dilakukan melalui sistem terintegrasi yang terhubung dengan aplikasi MitraDarat.
Berikut tahapan pendaftaran yang perlu diikuti:
-
Buka laman nusantara.kemenhub.go.id
-
Pilih menu Mudik Gratis
-
Klik Mudik Gratis Angkutan Jalan
-
Pilih Layanan Khusus
-
Pilih penyelenggara Ditjen Perhubungan Darat
-
Klik ikon Daftar dan masuk ke aplikasi MitraDarat
-
Pilih menu Mudik Gratis
-
Tentukan titik keberangkatan, kota tujuan, dan tanggal keberangkatan
Setelah proses selesai, peserta akan memperoleh e ticket atau kode booking. Bukti tersebut wajib disimpan dan dibawa saat registrasi ulang di posko validasi yang telah ditentukan.
Program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan mudik tanpa biaya sekaligus memastikan data peserta terdokumentasi secara akurat.
Daftar Kota Tujuan Mudik
Pada tahun ini, program mudik gratis melayani 34 kota tujuan yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia.
Untuk wilayah Sumatera, tujuan meliputi Palembang di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Padang di Sumatera Barat, Medan di Sumatera Utara, dan Aceh.
Di Pulau Jawa, kota tujuan di Jawa Barat mencakup Garut, Tasikmalaya, Cirebon, dan Kuningan.
Wilayah Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan terbanyak dengan kota seperti Semarang, Solo, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Jepara, Sragen, Purwokerto, serta Wonogiri di kawasan Solo Raya.
Sementara itu, di DI Yogyakarta tersedia tujuan Yogyakarta dan Wonosari.
Untuk Jawa Timur, pemudik dapat menuju Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Fasilitas Arus Balik dan Angkut Motor
Selain arus mudik, pemerintah juga memfasilitasi arus balik dari 12 kota di 8 provinsi. Kota tersebut antara lain Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Tidak hanya bus penumpang, pemerintah turut menyediakan armada khusus pengangkut sepeda motor.
Sebanyak 8 unit truk disiapkan dengan kapasitas total 240 unit sepeda motor.
Layanan pengangkutan motor tersedia untuk kota Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto, baik untuk arus mudik maupun arus balik.
Fasilitas ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.
Jadwal Keberangkatan Mudik dan Balik
Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari di lima terminal berbeda.
Pada 16 Maret 2026, pemberangkatan dilakukan dari Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.
Tanggal 17 Maret 2026, keberangkatan dilaksanakan dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta.
Selanjutnya pada 18 Maret 2026, bus diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.
Untuk arus balik, keberangkatan dijadwalkan pada 25 Maret 2026 dari sejumlah terminal di daerah tujuan, termasuk Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, dan Aceh.
Sementara itu, penyerahan sepeda motor untuk arus mudik dilakukan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada malam hari di tanggal yang sama.
Program mudik gratis 2026 ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Dengan kuota terbatas dan minat yang diperkirakan tinggi, masyarakat diimbau segera mendaftar setelah pendaftaran dibuka agar tidak kehabisan kesempatan.
(seo)


























