Logo Bloomberg Technoz

Program Mudik Pegadaian Layani Lebih dari 4.000 Peserta


(Dok. Pegadaian)
(Dok. Pegadaian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung tradisi mudik masyarakat Indonesia dengan memberangkatkan lebih dari 4.000 pemudik melalui program “Mudik Nyaman Bersama Pegadaian”. Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum Ramadan 1447 Hijriah dan menjadi wujud nyata dari semangat Pegadaian Selalu Hadir. Tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, perusahaan juga memperluas perannya dalam memberikan manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pegadaian turut ambil bagian dalam agenda nasional Mudik Nyaman Bersama Danantara 2026 yang digelar secara serentak pada 17 Maret 2026 di Gelora Bung Karno Jakarta. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara serta pimpinan lembaga strategis sebagai bentuk sinergi lintas institusi.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa mudik merupakan tradisi yang memiliki makna penting bagi masyarakat Indonesia. Tradisi ini tidak hanya sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan keluarga dan memperkuat nilai kebersamaan.

“Melalui program Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, kami ingin memastikan masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Pegadaian ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang turut mendukung perjalanan mereka untuk berkumpul kembali bersama keluarga,” ujar Damar.

Fasilitas Lengkap dan Dukungan Digital

(Dok. Pegadaian)

Dalam pelaksanaannya, Pegadaian menyediakan beragam moda transportasi untuk mengakomodasi kebutuhan peserta mudik. Transportasi yang disiapkan meliputi bus eksekutif melalui kolaborasi dengan Aerotrans, kereta api, hingga transportasi laut sesuai rute masing-masing peserta.

Selain moda transportasi, Pegadaian juga memberikan berbagai fasilitas penunjang demi memastikan kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan. Peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, perlengkapan mudik, serta pendampingan selama proses perjalanan berlangsung.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Pegadaian dalam memastikan bahwa program mudik tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan terorganisir dengan baik.

Di sisi lain, Pegadaian juga memastikan bahwa layanan perusahaan tetap dapat diakses oleh masyarakat selama periode Ramadan dan musim mudik. Hal ini dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi digital Tring yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi secara daring.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan gadai, pembayaran, hingga berbagai transaksi finansial lainnya kapan saja dan di mana saja. Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi digital Pegadaian dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Program Mudik Nyaman Bersama Pegadaian juga merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance, khususnya pada aspek sosial. Melalui program ini, perusahaan berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, terutama pada poin Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Pegadaian berupaya mendukung mobilitas masyarakat secara aman sekaligus mendorong sistem transportasi yang lebih inklusif.

Tidak hanya menghadirkan program mudik, Pegadaian juga meluncurkan berbagai inisiatif lain selama Ramadan untuk membantu masyarakat. Salah satunya adalah program Gadai Bebas Bunga yang memberikan keringanan biaya bagi nasabah.

Melalui program tersebut, nasabah dapat menikmati bebas sewa modal atau mu’nah hingga 60 hari. Program ini berlaku hingga 30 April 2026 dan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan finansial selama Ramadan dan Idul Fitri.

Sebagai perusahaan dengan sejarah panjang, Pegadaian terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Berdiri sejak 1901 di Sukabumi, Pegadaian kini memperluas layanannya tidak hanya di sektor gadai, tetapi juga investasi dan pembiayaan.

Sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021, Pegadaian semakin memperkuat perannya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk naik kelas.

(Dok. Pegadaian)

Pegadaian juga kini dikenal sebagai pelopor layanan bank emas di Indonesia setelah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2024. Layanan ini mencakup berbagai produk seperti deposito emas hingga pembiayaan berbasis emas.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses produk investasi emas seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta berbagai produk pembiayaan lainnya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial yang beragam.

Seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui jaringan outlet, agen Pegadaian, hingga aplikasi digital yang terus dikembangkan. Dengan berbagai inovasi ini, Pegadaian berupaya memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Melalui program mudik dan berbagai inisiatif sosial lainnya, Pegadaian berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perusahaan juga berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat.