Lesatan harga emas ditopang oleh peningkatan tensi geopolitik, terutama di Timur Tengah, Sejak akhir pekan lalu, Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan ke Iran. Serangan yang sampai menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Hari berlalu, konflik kian memanas. Presiden AS Donald Trump bersumpah untuk melakukan apapun, tidak ada batas waktu dalam perang di Iran.
“Seberapapun waktunya, tidak apa-apa. Sejak awal kami perkiraan empat sampai lima minggu. Namun kami punya kemampuan untuk lebih lama dari itu,” tegas Trump, sebagaimana diwartakan Bloomberg News.
Sedangkan Iran tidak tinggal diam. Sejumlah wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah menjadi sasaran tembak. Ledakan terdengar di Israel, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
“Iran tidak ada masalah dengan negara-negara tetangga. Namun kami mengincar prajurit AS yang bertugas di sana,” kata Menteri Pertahanan Iran Abbas Araghchi, juga diberitakan Bloomberg News.
Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Dalam situasi yang sedang bergejolak, biasanya investor memborong emas untuk mengamankan portofolio mereka.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Apakah benar akan terjadi kenaikan lima hari beruntun?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 63. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Namun indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 85. Di atas 80, yang artinya tergolong jenuh beli (overbought).
Apabila melihat dari kacamata teknikal saja, maka harga emas sejatinya berisiko turun hari ini. Cermati pivot point di US$ 5.342/troy ons.
Dari situ, harga emas bisa saja menguji support US$ 5.309/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Support lanjutan ada di MA-10 yaitu US$ 5.220/troy ons.
Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 5.107/troy ons.
Sedangkan target resisten terdekat adalah US$ 5.360/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga emas ke rentang US$ 5.383-5.425/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 5.583/troy ons.
(aji)





























