Logo Bloomberg Technoz

LCS Memanas, Filipina Sebut Penjaga Pantai China Lukai Prajurit

News
21 July 2026 09:40

Filipina Menjaga Perairan di Sekitar Laut China Selatan. dok: Bloomberg
Filipina Menjaga Perairan di Sekitar Laut China Selatan. dok: Bloomberg

Cliff Venzon - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Filipina menuding personel Penjaga Pantai China bertindak agresif dengan memukul dan melukai seorang prajurit Angkatan Laut menggunakan tongkat kayu di Laut China Selatan (LCS). Insiden ini kian memperkeruh tensi kedua negara menjelang pertemuan para diplomat tertinggi mereka pekan ini.

Militer Filipina mengonfirmasi bahwa seorang prajurit Angkatan Laut mengalami luka parah di bagian kepala usai bentrokan pada hari Senin (20/7) dengan Penjaga Pantai China di Second Thomas Shoal—wilayah bersengketa yang menjadi basis pos militer negara Asia Tenggara tersebut.


Insiden tersebut langsung memicu reaksi keras dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), yang mengutuk tindakan China dan mendesak Beijing untuk “segera menghentikan perilaku yang merusak stabilitas.”

“Pola provokasi China yang mengkhawatirkan terhadap operasi maritim sah Filipina telah merusak perdamaian dan stabilitas kawasan, serta bertentangan langsung dengan komitmen berulang China untuk menyelesaikan sengketa secara damai,” tegas juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, dalam sebuah pernyataan resmi.