Harga Minyak Melonjak Usai AS Lanjutkan Serangan ke Iran
News
18 July 2026 09:00

Patrick Sykes dan Rocio Fabbro - Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan pada Jumat, sehingga mendorong kenaikan harga minyak dan membuat peluang untuk segera kembali ke gencatan senjata yang rapuh, yang ditandatangani bulan lalu, semakin kecil.
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/Centcom) mengatakan gelombang baru serangan udara dimulai pada pukul 15.00 waktu Pantai Timur AS (ET) pada Jumat dengan tujuan "melemahkan kemampuan militer Iran."Tidak ada rincian lebih lanjut yang disampaikan.
Selama sepekan terakhir, aksi saling serang antara kedua negara telah meluas dari sasaran yang semula hanya fasilitas militer menjadi mencakup jembatan, infrastruktur utilitas, dan fasilitas pelabuhan. Sebelumnya, Centcom mengonfirmasi telah menghancurkan sebuah menara pengawas di Pelabuhan Chabahar, Iran, pada Kamis. Menurut Centcom, menara tersebut merupakan bagian dari jaringan pos pengawasan maritim di sepanjang Teluk Oman yang digunakan Teheran untuk melacak dan menargetkan kapal-kapal komersial.
CENTCOM launched a round of strikes against Iran at 3 p.m. ET today for the seventh consecutive night. The strikes are designed to continue degrading Iranian military capabilities at the Commander in Chief's direction.
— U.S. Central Command (@CENTCOM) July 17, 2026




























