Tren ini mungkin akan menimbulkan konfrontasi dengan Presiden AS Donald Trump dan sekutunya yang berpengaruh di perusahaan media sosial, termasuk Meta Platforms Inc. atau X milik Elon Musk. Beberapa di antaranya telah mengutarakan ketidakpuasan terhadap terhadap membatasi akses ke layanan mereka bagi remaja setelah Australia pertama kali memberlakukan larangan tersebut pada akhir tahun lalu.
Langkah-langkah yang berpotensi menjauhkan Washington sangat sensitif bagi Polandia, sebagai anggota garis depan NATO di sayap timur yang menampung pasukan AS. Perusahaan-perusahaan Amerika telah mengkritik rencana pemajakan layanan digital yang diajukan oleh Kementerian Digital negara tersebut pada awal bulan ini.
Nowacka mengatakan dia tidak melihat RUU ini dari sudut pandang geopolitik. “Jujur saja, siapa pemilik platform ini atau itu sama sekali tidak penting,” kata menteri yang merupakan anggota kelompok parlemen yang bekerja pada undang-undang tersebut.
Dia menekankan bahwa tindakan pemerintah diperlukan karena platform-platform tersebut “tidak mengikuti peraturan mereka sendiri” dan tidak memverifikasi usia pengguna.
“Kita perlu mengambil langkah pencegahan, dan tidak bertanya-tanya apakah negara ini atau itu akan memandangnya dengan cara tertentu. Saya pikir setiap negara memiliki kepentingan untuk melindungi anak-anaknya,” pungkas Nowacka.
(bbn)





























