Logo Bloomberg Technoz

IDC: Pasar Smartphone 2026 Turun 12,9% karena Krisis Chip Memori

Redaksi
27 February 2026 11:23

Produk HP smartphone Samsung di China International Import Expo di Shanghai. (Qilai Shen/Bloomberg)
Produk HP smartphone Samsung di China International Import Expo di Shanghai. (Qilai Shen/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan riset International Data Corporation yakin industri smartphone global tahun ini bakal lebih menantang akibat kelangkaan memori, imbas perebutan pasokan untuk sektor pusat data AI. IDC memberi peringatan cukup serius untuk produsen smartphone di level harga bawah.

Para peneliti memperkirakan angka pengiriman smartphone global menurun 12,9% dimana faktor ketiadaan chip jadi gambaran “tsunami rantai pasok,” dan akan menjalar ke seluruh sektor industri elektronik konsumen.

Laporan IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker terbaru menerangkan, tahun ini angka shipment menjadi yang terendah dalam satu dekade atau ada pada kisaran 1,12 miliar unit.


Nabila Popal, Direktur Riset Senior IDC, kelangkaan chip sama artinya dengan reset secara struktural di pasar. Persoalan memori akan mengubah landskap vendor hingga total permintaan keseluruhan  atas keseluruhan produk (Total Addressable Market).

Harga yang dikerek naik berhadap, imbas dari kendala pasokan memori, berhadapan dengan permintaan yang lebih rendah. “IDC perkirakan konsolidasi seiring dengan keluarnya pemain kecil, dan vendor kelas bawah menghadapi anjloknya penurunan pengiriman,” jelas dia dalam pernyataan resminya, Jumat (27/2/2026).