Usai Dikritik, Discord bakal Tunda Rencana Verifikasi Usia
Farid Nurhakim
26 February 2026 19:20

Bloomberg Technoz, Jakarta -Discord mengumumkan bakal menunda rencana verifikasi usia secara global hingga semester kedua 2026, menurut pengumuman perusahaan pada Selasa (24/2/2026). Hal ini terjadi seusai menghadapi reaksi keras dari para penggunanya awal bulan ini.
Platform percakapan daring (online) yang popular di kalangan pemain gim (gamer) tersebut sempat berencana untuk meluncurkan verifikasi usia secara global pada Maret tahun ini, berdasarkan pengumuman itu. Discord memperoleh kritik itu usai perusahaan mengumumkan semua pengguna akan ditempatkan ke pengaturan khusus remaja secara bawaan (default) hingga mereka diverifikasi sebagai orang dewasa.
Discord pun mengklarifikasi pada Selasa bahwa 90% pengguna tak perlu memverifikasi usia mereka dan bisa terus menggunakan aplikasi berbasis suara tersebut seperti biasa, karena sebagian besar tidak berinteraksi dengan konten yang dibatasi usia dan sistem keamanan internal platform diklaim telah dapat menentukan usia pengguna dewasa. Sistem internal ini bekerja dengan melihat sinyal seperti berapa lama akun tersebut sudah ada, apakah pengguna memiliki metode pembayaran yang terdaftar, dan jenis server apa yang mereka gunakan.
“Izinkan saya berterus terang: kami tahu peluncuran ini akan kontroversial,” tulis Chief Technology Officer (CTO) Discord, Stanislav Vishnevskiy, dalam unggahan blognya, dilansir TechCrunch, Kamis (26/2/2026).
“Setiap kali Anda memperkenalkan sesuatu yang berkaitan dengan identitas dan verifikasi, orang-orang akan memiliki perasaan yang kuat. Itu wajar. Jika dipikir kembali, seharusnya kami memberikan detail lebih lanjut tentang niat kami dan bagaimana prosesnya berjalan,” tambah dia.
































