Sentil Trump, Lagarde Sebut Kebijakan Tarif Picu Kekacauan Dagang
News
23 February 2026 05:40

Alexander Weber - Bloomberg News
Bloomberg, Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde memperingatkan bahwa langkah terbaru Presiden Donald Trump terkait kebijakan tarif berisiko mengganggu "keseimbangan" yang sebelumnya telah dinegosiasikan antara Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS). Hal ini dinilai dapat menjadi hambatan baru bagi pertumbuhan ekonomi global.
Dalam wawancaranya dengan program Face the Nation di CBS, Minggu (22/2), Lagarde menekankan bahwa kejelasan mengenai masa depan hubungan dagang kedua wilayah adalah hal yang "sangat krusial". Pernyataan ini muncul setelah Mahkamah Agung AS membatalkan penggunaan undang-undang kekuasaan darurat oleh Trump untuk memberlakukan tarif timbal balik di seluruh dunia.
"Sama seperti saat kita menyetir, kita harus tahu aturan lalu lintasnya dulu sebelum naik ke mobil," ujar Lagarde memberikan perumpamaan. "Begitu pula halnya dengan perdagangan."
Geram atas putusan pengadilan pada Jumat lalu, Trump awalnya menetapkan tarif global sebesar 10% untuk barang asing, namun menaikkannya menjadi 15% hanya sehari kemudian. Menanggapi "kekacauan" di seberang Atlantik tersebut, para anggota parlemen Uni Eropa akan menggelar pertemuan darurat pada Senin (23/2) untuk mengevaluasi kembali kesepakatan dagang mereka dengan AS.




























