CEO SK Hynix: Krisis Pasokan Chip Memori Bisa Sampai 2030
News
13 July 2026 10:41

Beloomberg, Kekurangan chip memori yang saat ini mengguncang pasar komputer, mobil, dan perangkat elektronik kemungkinan akan terus berlanjut hingga setelah tahun 2030, menurut CEO SK Hynix Inc., Kwak Noh-Jung.
Pelanggan menandatangani kontrak jangka panjang dengan alasan “mereka meyakini bahwa situasi kelangkaan ini akan berlangsung lebih lama,” kata Kwak dalam wawancara pertamanya dalam bahasa Inggris, menyusul penawaran saham di AS yang memecahkan rekor oleh perusahaan asal Korea Selatan tersebut pada hari Jumat.
SK Hynix dan perusahaan-perusahaan sejenisnya di bidang chip memori — Samsung Electronics Co. dan Micron Technology Inc. — telah menjadi pihak yang paling diuntungkan dari booming artificial intelligence (AI). Gelombang belanja besar-besaran oleh operator pusat data telah memicu permintaan akan memori konvensional dan jenis memori yang lebih baru yang disebut memori bandwidth tinggi, atau HBM, yang berfungsi dengan sistem AI.
Perebutan ini membuat semakin sulit untuk memenuhi permintaan chip memori yang semakin luas, sehingga menimbulkan kelangkaan di berbagai bidang seperti komputer, smartphone, dan kendaraan.
Analisis SK Hynix menunjukkan bahwa kelangkaan ini mungkin akan berlangsung hingga dekade berikutnya, kata Kwak dalam wawancara di New York. Sinyal dari pelanggan juga menunjukkan ekspektasi akan periode yang berkepanjangan tanpa ketersediaan chip memori yang cukup, terang dia.
































