Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Bangkit Usai Ambruk, Waktunya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
19 February 2026 05:32

Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Membalik koreksi yang terjadi dua hari berturut-turut.

Pada Rabu (18/2/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.976/troy ons. Melonjak 1,98% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi usai harga emas jatuh dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga berkurang 3,26%.


Jadi, sepertinya harga emas dipandang sudah ‘murah’. Aksi ‘serok’ di bawah alias bargain hunting membuat permintaan emas naik sehingga harganya ikut terungkit.

Apalagi likuiditas sedang agak kering, karena pasar keuangan di China libur memperingati Tahun Baru Imlek. Sejumlah negara Asia pun masih tutup lapak. Ini membuat sedikit pergerakan menjadi signifikan.