Harga Pangan Lainnya
Lonjakan tersebut terjadi ketika sebagian besar komoditas hortikultura lainnya justru berada di bawah acuan. Harga cabai merah keriting tercatat Rp43.114 per kilogram, lebih rendah 21,61% dari batas atas HAP Rp55.000 per kilogram.
Bawang merah berada di Rp41.106 per kilogram, lebih rendah 0,95% dari HAP tertinggi, sementara bawang putih bonggol diperdagangkan di Rp38.687 per kilogram, lebih rendah 3,28% dari batas atas HAP.
Di kelompok beras, harga beras premium secara nasional tercatat Rp15.586 per kilogram, lebih rendah 1,35% dari HET tertinggi Rp15.800 per kilogram. Namun, harga di zona 2 telah mencapai Rp15.992 per kilogram, lebih tinggi 3,84%, dan di zona 3 tercatat Rp17.873 per kilogram, lebih tinggi 13,12% dari HET.
Beras medium berada di Rp13.373 per kilogram, lebih rendah 13,72%, sedangkan beras SPHP tercatat Rp12.452 per kilogram, lebih rendah 7,76% dari batas atas HET.
Untuk komoditas protein, harga daging sapi murni tercatat Rp137.166 per kilogram, lebih rendah 2,02% dibandingkan HAP Rp140.000 per kilogram.
Daging ayam ras diperdagangkan di Rp40.354 per kilogram, relatif stabil, sementara telur ayam ras berada di Rp30.848 per kilogram, lebih tinggi 2,83% dari HAP Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, harga jagung tingkat peternak tercatat Rp6.898 per kilogram, lebih tinggi 18,93% dibandingkan HAP Rp5.800 per kilogram.
Harga Minyakita masih berada di atas HET, yakni Rp17.234 per liter, lebih tinggi 9,77% dari HET Rp15.700 per liter. Adapun gula konsumsi tercatat Rp18.180 per kilogram, lebih rendah 1,73% dari batas atas HAP Rp18.500 per kilogram.
(ell)































