Logo Bloomberg Technoz

Diterjang Kemelut Impor BBM Swasta, Divestasi SPBU Shell Lanjut?

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 February 2026 14:00

Suasana sepi di SPBU Shell di Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana sepi di SPBU Shell di Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri migas meyakini proses divestasi bisnis SPBU milik Shell Indonesia tetap berjalan sesuai rencana, meskipun dihadapkan pada isu kekosongan pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga terdapat wacana wajib membeli bensin dari PT Pertamina (Persero).

Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) Hadi Ismoyo berpendapat Citadel Pacific Limited & Sefas Group selaku calon pemilik bisnis SPBU Shell di Indonesia bakal tetap melanjutkan proses akuisisi tersebut.

Terlebih, kata Hadi, Shell Indonesia sudah bersiap menjalankan bisnis pelumas di Indonesia sehingga rencana divestasi tersebut telah disiapkan secara matang.


“Menurut keyakinan saya tidak berdampak. Divestasi tetap jalan terus dan berharap Citadel mampu membuat terobosan bisnis ritel SPBU di Indonesia,” kata Hadi ketika dihubungi, Selasa (10/2/2026).

Suasana sepi di SPBU Shell di Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menurut Hadi, sejumlah kebijakan yang diumumkan pemerintah, termasuk rencana penyetopan impor BBM oleh SPBU swasta, makin memberikan pembenaran atas langkah yang dilakukan Shell Indonesia untuk melepas bisnis SPBU-nya.