Logo Bloomberg Technoz

Moody’s Pangkas Outlook, Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 6%

Pramesti Regita Cindy
09 February 2026 17:40

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mendekati 6% tahun ini. Hal ini sekaligus merespons Moody’s Investors Service mengumumkan rating surat utang Indonesia Baa2 dengan outlook (prospek) diubah dari stabil menjadi negatif.

Sebab menurut Purbaya, penilaian lembaga pemeringkat seharusnya berfokus pada kemampuan dan kemauan suatu negara dalam membayar utang, yang sangat dipengaruhi stabilitas sosial-politik serta arah pertumbuhan ekonomi.

"Kalau kita lihat kan ekonomi kita semakin cepat kan sekarang triwulan terakhir [2025] tumbuh 5,39 [%] itu dibanding sebelumnya. Ini tertinggi dalam setelah pandemi kan," kata Purbaya ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).


Ia menambahkan, sejumlah lembaga internasional juga mulai merevisi naik proyeksi ekonomi Indonesia. Dana Moneter Internasional (IMF), misalnya, menaikkan prediksi pertumbuhan dari 4,95% 5,2%. Hal serupa dilakukan JP Morgan.

Oleh karenanya, Purbaya mengaku tidak terlalu khawatir dengan keputusan Moody’s dan menilai peluang pertumbuhan ekonomi mendekati 6% masih terbuka lebar.