Logo Bloomberg Technoz

Arah Kebijakan Ekonomi RI ke Depan Usai Rating Outlook Moody’s

Recha Tiara Dermawan
07 February 2026 12:45

Ilustrasi ekonomi Indonesia. (Bloomberg)
Ilustrasi ekonomi Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga pemeringkat global Moody’s Investors Service menegaskan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2 atau masih termasuk investment grade. Akan tetapi ada yang mengganjal, yaitu revisi outlook Indonesia oleh Moody’s, dari stabil menjadi negatif.

Menurut lembaga ini keterangan tertulisnya, tekanan pada peringkat masih relatif terkendali, namun perubahan outlook mencerminkan risiko yang meningkat bagi pasar utang Indonesia.

Moody’s menilai langkah ini sebagai peringatan dini, mengingat arah kebijakan pemerintah yang semakin sulit diprediksi, ketergantungan belanja negara untuk mendorong pertumbuhan, serta munculnya wacana kenaikan batas defisit anggaran dan pembentukan sovereign wealth fund baru, Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara Danantara Indonesia.


Selanjutnya, Moody’s menyoroti ketidakpuasan masyarakat terhadap pendapatan, peluang kerja, dan biaya hidup yang meningkat sepanjang tahun. 

Kepercayaan diri disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menanggapi revisi outlook Moody’s. Bagi Purbaya ekonomi Indonesia sudah berbalik arah, dari awalnya pelemahan kini menuju peningkatan. Ia meyakini tren ekonomi domestik ke depan akan lebih baik.