Logo Bloomberg Technoz

Kaspersky Catat Jumlah Serangan Siber ke Android Naik pada 2025

Farid Nurhakim
06 February 2026 18:30

Ilustrasi Kaspersky Catat Jumlah Serangan Siber ke Android Naik pada 2025 (Diolah)
Ilustrasi Kaspersky Catat Jumlah Serangan Siber ke Android Naik pada 2025 (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kaspersky mencatat jumlah serangan siber terhadap perangkat Android pada 2025 memecahkan rekor. Perusahaan keamanan siber tersebut mengungkapkan scammer kini memanfaatkan beberapa tren utama seperti aplikasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), keinginan melewati blokir situs atau pemeriksaan usia, perburuan harga murah untuk smartphone baru, meluasnya penggunaan perbankan seluler, serta teknologi komunikasi jarak dekat (near field communication/NFC). 

Perusahaan asal Rusia tersebut menyatakan, paket instalasi berbahaya seperti file APK (Android package kit)—format file yang digunakan untuk menghimpun berbagai macam elemen guna memasang aplikasi pada Android—selalu menjadi ancaman utama bagi Android, meskipun Google sudah berupaya selama bertahun-tahun buat memperkuat sistem operasi tersebut.

Dengan menggunakan proses melakukan install aplikasi melalui file APK alih-alih mengunduhnya dari toko resmi (sideloading)—pengguna dapat memasamg hampir semua hal, termasuk malware atau perangkat software berbahaya.


"Dan, baik peluncuran Google Play Protect, maupun berbagai pembatasan izin untuk aplikasi mencurigakan, belum berhasil mengurangi skala masalah ini," kata Kaspersky, dinukil laman resminya, Jumat (6/2/2026).

Menurut data awal dari Kaspersky untuk 2025, jumlah ancaman atau threat Android yang terdeteksi naik hampir setengahnya. Pada kuartal ketiga saja, mereka mendeteksi angkanya melonjak 38% dibandingkan dengan kuartal kedua. Di ceruk tertentu, seperti Trojan perbankan, pertumbuhannya bahkan lebih agresif.