Komdigi Bicara Rencana Penerapan Verifikasi Biometrik untuk Anak
Farid Nurhakim
06 February 2026 20:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wacana penggunaan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) pada anak dalam mengakses media sosial masih dalam tahap diskusi, jelas Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.
Wacana ini diklaim bertujuan untuk memberikan pelindungan kepada mereka, seperti melindungi data pribadi. "Face recognition? Nah ini juga lagi didiskusikan, karena ada beberapa sisi yang harus kita lindungi juga. Misalnya data pribadi anak-anak dan lain-lain," kata Nezar saatdi Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Namun dia menegaskan face recognition buat anak di medsos ini masih dalam diskusi, termasuk dengan melibatkan para platform. Menurut Nezar, mereka perlu mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Tanah Air dan jangan sampai berbenturan.
"Dalam diskusi ya, termasuk juga di platform. Dan kita harus comply dengan semua aturan juga, jangan misalnya untuk peraturan ini, lalu nanti bertabrakan dengan peraturan yang lain," tegas dia.
Di samping itu, Nezar menilai anak-anak mudah memanipulasi usia di medsos. Contohnya, apabila pengguna media sosial masuk ke sebuah platform dan mendaftarkan diri, lalu ditanya tahun kelahiran, maka dengan gampangnya dapat dipalsukan oleh siapa pun yang ingin mengaksesnya.































