Logo Bloomberg Technoz

Bitcoin ‘Kebakaran’ Sempat Jauh ke Rp1 M, Kapan Huru-hara Stop?

Redaksi
06 February 2026 13:41

Bitcoin Pulih karena Trader Membeli Saat Harga Turun Setelah Penurunan 50% dari Puncaknya (Bloomberg)
Bitcoin Pulih karena Trader Membeli Saat Harga Turun Setelah Penurunan 50% dari Puncaknya (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aset digital Bitcoin sempat sentuh level terendah dalam ke level US$60.299 (sekitar Rp1,01 miliar) sehingga berpotensi mengubah dinamika jangka panjang sejalan dengan para pedagang yang melepas posisi hedging.

Berdasarkan data kontrak opsi untuk Bitcoin mengalami kedaluarsa dengan nilai US$2,2 miliar. Ditambah dengan Ethereum sekitar US$419 juta, menjadikan total dua koin dengan valuasi tertinggi tersebut mencatat expire lebih dari US$2,6 miliar.

Repositioning tengah terjadi, dengan volatilitas yang meningkat tajam dan para trader bergerak untuk melindungi portofolio mereka, menurut catatan analis di Greeks.


“Kisaran US$60.000 [untuk Bitcoin] jadi zona konsolidasi sebelum reli Trump, di mana dukungan tetap relatif kuat. Jika terjadi penurunan tajam dalam jangka pendek, hal itu mungkin menjadi peluang beli,” tulis mereka, mengutip dari BeinCrypto, Jumat (6/2/2026).

Meski saat ini posisinya telah sedikit membaik dan bertahan pada kisaran US$65.774 (setara Rp1,1 miliar) hingga pukul 13.20 waktu Indonesia, Jumat, bayang-bayang kejatuhan tetap menyelimuti pasar. Tampak dari Fear and Greed Index yang menunjukkan angka 5 dari 100, menurut data CoinMarketCap.