Logo Bloomberg Technoz

Kisi-kisi Dividen BSI (BRIS): Tak Lagi Agresif

Pramesti Regita Cindy
06 February 2026 17:50

Petugas menghitung uang di kantor cabang BSI, Thamrin, Jakarta , Rabu (10/5/2023). (BloombergTechnoz/ Andrean Kristianto)
Petugas menghitung uang di kantor cabang BSI, Thamrin, Jakarta , Rabu (10/5/2023). (BloombergTechnoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI memberi sinyal kebijakan dividen mendatang tidak akan seagresif grup Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara lainnya.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menjelaskan langkah tersebut diambil sebab posisi perseroaan masih dalam tahap pengembangan. Dengan demikian, pembagian dividen belum menjadi prioritas utama.

"Jadi ketika suatu company atau suatu institusi seperti kami dalam growing stage, memang dividen payout biasanya menjadi second priority,” kata Cahyo dalam paparan kinerja perusahaan, Jumat (6/2/2026). 


Meski begitu, Cahyo menambahkan momentum pertumbuhan BSI masih relatif kuat. Dia beralasan pertumbuhan bisnis BSI dua kali lipat di atas rata-rata industri sepanjang tahun lalu.

Dia menargetkan tren pertumbuhan itu bisa berlanjut pada tahun ini. Kendati demikian, dia mengatakan, kebutuhan modal bakal menjadi krusial untuk menopang ekspansi tahun ini.