Kaspersky Ingatkan Adanya Ancaman Serangan Dark AI
Farid Nurhakim
14 August 2025 06:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan keamanan siber terkemuka di dunia, Kaspersky memperingatkan adanya ancaman serangan yang lebih canggih dan tersembunyi dari teknologi kecerdasan buatan gelap (dark AI). Hal ini didorong oleh kebangkitan dark AI di kawasan Asia Pasific (APAC).
Evolusi kecerdasan buatan yang berbahaya ini bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan ancaman yang nyata dan kian meningkat, mempersenjatai penjahat siber dan aktor negara-bangsa dengan kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pada APAC Cyber Security Weekend 2025 yang diselenggarakan di Da Nang, Vietnam, Karspersky memperlihatkan gambaran yang menyadarkan tentang persaingan senjata yang tengah berkembang di mana AI menjadi senjata sekaligus perisai dalam konflik yang makin intensif.
Dalam presentasi yang disampaikan oleh Kepala Tim Riset & Analisis Global (GReaT) untuk META dan APAC di Kaspersky, Sergey Lozhkin, menyoroti bahwa para penyerang ini memanfaatkan AI untuk mengatur ancaman digital dalam skala dan kecanggihan yang belum pernah terlihat sebelumnya.
“Sejak ChatGPT mendapatkan popularitas global pada tahun 2023, kami telah mengamati beberapa adopsi AI yang bermanfaat... Di saat yang sama, pelaku kejahatan siber menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan serangan mereka,” kata Lozhkin, dilansir DailyMirror, Rabu (13/8/2025).

































