ESDM Soal Pemangkasan Batu Bara hingga 70%: RKAB Bisa Dievaluasi
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 February 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan peluang bagi perusahaan batu bara untuk merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, jika nantinya terdapat peningkatan permintaan di dalam negeri.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan target produksi batu bara dalam RKAB 2026 akan berada di level sekitar 600 juta ton, jauh lebih rendah dari RKAB yang disetujui pada 2025 sebesar 1,2 miliar ton.
“Jadi, nanti dalam implementasinya, itu kan juga RKAB itu kan dimungkinkan untuk perubahan sepanjang kalau ada perubahan atau peningkatan permintaan di dalam negeri. Jadi, kita akan lakukan evaluasi,” kata Yuliot kepada awak media, di kantor Kementerian ESDM, Jumat (6/2/2026).
Yuliot menjelaskan pemangkasan produksi tersebut dilakukan agar sumber daya batu bara yang dimiliki Indonesia berkelanjutan dan diharapkan pasokan batu bara global dapat lebih seimbang.
Selain itu, harga batu bara juga diharapkan dapat terkerek naik dengan aksi pemangkasan produksi batu bara yang dilakukan pemerintah melalui RKAB 2026.






























