Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan harga CPO ditopang oleh ekspektasi permintaan permintaan pada momentum Ramadan dan Tahun Baru Imlek. Sejumlah perusahaan kargo memperkirakan ekspor produk sawit Malaysia pada 1-25 Januari naik 7,97-9,97% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya,

Lahan sawit milik SD Guthrie di Selangor, Malaysia. Samsul Said/Bloomberg

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana proyeksi harga CPO untuk Februari? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif bulanan (monthly time frame), CPO masih menghuni zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 52.

RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI CPO belum jauh dari 50 sehingga boleh dibilang cenderung netral.

Lalu indikator Stochastic RSI 14 hari berada di 49. Berada di area jual (short), tetapi sangat terbatas.

Untuk perdagangan bulan ini, harga CPO berisiko turun meski sepertinya tidak terlampau signifikan. Target support terdekat ada di MYR 4.215/ton. 

Jika tertembus, maka harga CPO bisa saja mengetes support MYR 4.146-4.056/ton. Target paling pesimistis atau support terjauh ada di MYR 3,967/ton.

Namun andai harga CPO masih kuat menanjak, maka MYR 4.291/ton rasanya akan menjadi target resisten terdekat. Resisten lanjutan ada di MYR 4.381/ton.

(aji)

No more pages