Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Turun Nyaris 5% Pagi Ini

Hidayat Setiaji
02 February 2026 09:41

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan pada perdagangan hari ini. Kombinasi sentimen negatif dari dalam dan luar negeri jadi beban bagi langkah Indeks.

Pada Senin (2/2/2026) pukul 09:16 WIB, IHSG berada di posisi 7.927,82. Anjlok 4,82% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Dari dalam negeri, sepertinya pelaku pasar mencermati dinamika regulator pasar keuangan Tanah Air. Akhir pekan lalu, Iman Rachman mundur dari posisi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Posisi Iman digantikan oleh Jeffrey Hendrik.


Setelah Iman, giliran petinggi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mundur. Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, dan Inarno Djajadi adalah sejumlah pejabat teras OJK yang pamit.

Meski menimbulkan pertanyaan, tetapi sejatinya pasar secara umum menyambut positif reformasi organisasi di otoritas pasar modal Ibu Pertiwi. Morgan Stanley dalam catatannya menulis, respons Indonesia terhadap pembobotan indeks MSCI terbaru adalah langkah yang menggembirakan (encouraging developments).