Logo Bloomberg Technoz

Jahe dikenal luas sebagai rempah yang memiliki sifat antiinflamasi. Berdasarkan informasi dari Healthline, jahe telah lama digunakan untuk membantu mengatasi nyeri akibat peradangan, termasuk pada penderita asam urat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan jahe topikal mampu mengurangi rasa sakit akibat asam urat. Penelitian lain pada hewan juga mencatat penurunan kadar asam urat serum setelah konsumsi jahe secara rutin.

Ceri sebagai Pencegah Serangan Asam Urat

Ceri, baik yang asam maupun manis, sering digunakan sebagai pengobatan rumahan. Sebuah survei pada tahun 2016 mencatat bahwa ceri dalam bentuk jus, ekstrak, maupun buah segar cukup populer di kalangan penderita asam urat.

Studi tahun 2012 merekomendasikan konsumsi tiga porsi ceri dalam dua hari untuk mencegah serangan asam urat. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa jus ceri asam 100 persen mampu menurunkan kadar asam urat serum setelah dikonsumsi rutin selama empat minggu.

Kembang Sepatu sebagai Herbal Tradisional

Kembang sepatu telah lama digunakan sebagai obat herbal tradisional. Sebuah studi menunjukkan bahwa tanaman ini mampu menurunkan kadar asam urat pada hewan percobaan.

Meski hasilnya menjanjikan, para ahli menegaskan bahwa penelitian lanjutan pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Pilihan Obat Alami untuk Menurunkan Kolesterol

Ilustrasi Kolesterol (Envato)

Alpukat dan Lemak Sehat

Alpukat sering dianggap tidak baik karena kandungan lemaknya yang tinggi. Namun, Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa lemak dalam alpukat termasuk lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh.

Lemak jenuh dalam alpukat berfungsi sebagai antioksidan yang membantu menjaga pembuluh darah dari kerusakan akibat penumpukan kolesterol jahat atau LDL.

Tomat dan Kandungan Likopen

Tomat menjadi buah lain yang berpotensi menurunkan kolesterol. Riset dari jurnal Maturitas menyebutkan bahwa tomat yang dimasak memiliki khasiat hampir setara dengan obat penurun kolesterol jenis statin.

Likopen dalam tomat berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Selain itu, kandungan vitamin B dan kalium di dalamnya juga membantu menurunkan tekanan darah.

Jahe untuk Menekan Kolesterol Jahat

Selain bermanfaat untuk asam urat, jahe juga memiliki potensi menurunkan kolesterol. Dalam sebuah penelitian yang mengamati 12 percobaan, dosis jahe kurang dari 2 gram per hari menunjukkan efek positif terhadap penurunan trigliserida dan kolesterol jahat.

Meski demikian, peneliti mencatat bahwa masih diperlukan studi lanjutan dengan kualitas lebih tinggi untuk memperkuat temuan tersebut.

Kunyit dan Peran Kurkumin

Kunyit dikenal sebagai rempah yang sering digunakan dalam masakan tradisional. Komponen aktifnya, kurkumin, diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan jantung.

Studi tahun 2017 menemukan bahwa kunyit dan kurkumin dapat melindungi pasien berisiko penyakit kardiovaskular dengan meningkatkan kadar lipid serum secara seimbang.

Rosemary untuk Menurunkan Kolesterol Total

Rosemary juga menunjukkan potensi dalam membantu menurunkan kolesterol. Sebuah studi pada tahun 2014 mencatat bahwa konsumsi bubuk rosemary sebanyak 2, 5, atau 10 gram per hari dapat menurunkan kadar kolesterol total.

Para peneliti menyebutkan bahwa herbal ini berpotensi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Namun, penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar masih dibutuhkan.

Pendekatan Alami Tetap Perlu Pengawasan Medis

Ilustrasi dokter. (Hannah McKay/Reuters/Bloomberg)

Penggunaan obat alami untuk asam urat dan kolesterol tinggi dinilai dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat. Namun, para ahli mengingatkan agar masyarakat tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengandalkan pengobatan alami sepenuhnya.

Kombinasi pola makan seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan rutin tetap menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi akibat asam urat dan kolesterol tinggi.

(seo)

No more pages