Logo Bloomberg Technoz

Airlangga Pastikan Free Float Saham Jadi 15%

Sultan Ibnu Affan
30 January 2026 11:55

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di BEI Senin (1/9/2025). (dok: Tangkapan layar/Youtube IDX CHannel)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di BEI Senin (1/9/2025). (dok: Tangkapan layar/Youtube IDX CHannel)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mendorong penguatan tata kelola dan keterbukaan, serta jaminan bagi seluruh investor di bursa saham. Salah satunya dengan menaikkan aturan free float saham dari 7,5% menjadi 15%.

“[Kebijakan free float] sudah diumumkan ditargetkan di Maret ini. Ini setara dengan berbagai negara karena free float Indonesia terlalu rendah,” ungkap Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Airlangga menambahkan dengan free float saham 15% makan Indonesia akan setara dengan berbagai negara lain. Ia mencontohkan free float di bursa saham Malaysia mencapai 25%, dan Bursa Jepang 25%.


“Indonesia akan sama [free float saham] dengan Thailand sebesar 15%. Sementara Singapura 10%, Filipina 10%, dan Inggris 10%. Jadi kita ambil angka yang relatif masih terbuka,” terang Airlangga.

MSCI bekukan penyesuaian free float, rebalancing Februari batal (Diolah)

Sebelumnya, Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyoroti aturan free float di Indonesia yang membuat lembaga ini meniadakan proses rebalancing indeks yang sebelumnya dijadwalkan berlaku pada 10 Februari 2026 dan berlaku 2 Maret 2026. Dampaknya, IHSG mengalami penurunan hingga 10% dalam dua hari perdagangan.