Bos DJP Akui Masalah Internal Bikin Pungutan Pajak Tak Optimal
Sultan Ibnu Affan
27 January 2026 16:16

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Kemenkeu) mengakui masih ada sejumlah tindakan dan perilaku negatif dari oknum pejabat internal pajak membuat penerimaan negara sepanjang tahun lalu tidak optimal.
Direktur Jenderal Bimo Wijayanto mengatakan, praktik tersebut juga terkadang turut melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan proses pemajakan, mulai dari pejabat internal, pihak perusahaan, hingga intermediasi seperti konsultan pajak.
"Kita secara jujur membedah kinerja penerimaan perpajakan kita di target APBN 2025 disusun berdasarkan asumsi yang ternyata memang ada banyak yang belum sesuai di dalam realisasinya," ujar Bimo dalam Indonesia Fiscal Forum (IFF) Tirto di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
"Kita lihat selama ini, dengan segala hormat, masih terdapat keluhan masyarakat, yang masih terdapat tindak-tindakan non integritas di rumah besar kami, yang juga berkelindan dengan tindakan-tindakan yang non compliance, bahkan serious non compliance di dunia bisnis. Kita juga melihat keterlibatan intermediaris di situ, konsultan pajak," imbuhnya menegaskan.
Meski demikian, Bimo juga menggarisbawahi penyebab lain dari kurang optimalnya penerimaan pajak negara sepanjang 2025 lalu juga akibat adanya fluktuasi harga komoditas yang terkoreksi.































