Logo Bloomberg Technoz

Sentimen negatif turut diperkuat oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat mendekati level Rp17.000 per dolar AS. Kondisi tersebut menjadi tekanan tambahan bagi sektor keuangan yang selama ini menjadi tulang punggung pergerakan IHSG. Di sisi lain, harga emas global yang menembus rekor baru di atas 5.000 semakin mencerminkan pergeseran investor global ke aset lindung nilai, menjauhi aset berisiko seperti saham yang dinilai sudah berada di area jenuh beli.

Dari sudut pandang teknikal, Liza menilai IHSG tengah memasuki fase pullback yang masih tergolong sehat setelah reli panjang. Tekanan jual terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang sensitif terhadap pergerakan dana asing. Selama indeks belum menembus level support utama secara signifikan, koreksi ini belum mengindikasikan pembalikan tren.

“IHSG berpeluang bergerak konsolidatif dengan risiko pelemahan minor ke area 8.900 hingga 8.780,” jelasnya.

Pasar juga mencermati wacana perubahan metodologi free float MSCI khusus Indonesia yang ditargetkan mulai berlaku pada Index Review Mei 2026. MSCI disebut akan menggunakan pendekatan lebih konservatif dengan membandingkan data emiten dan KSEI untuk mencerminkan saham yang benar-benar dapat diperdagangkan. Perubahan ini berpotensi menekan bobot saham dengan kepemilikan terkonsentrasi, sekaligus memicu rotasi dana dari investor pasif dan ETF berbasis MSCI.

Selain itu, wacana DPR untuk menaikkan ambang batas free float menjadi 20–30% dari saat ini minimum 7,5% turut menambah ketidakpastian. Jika diberlakukan, kebijakan tersebut berpotensi memicu tekanan pasokan saham dalam jangka pendek, meski dinilai positif bagi likuiditas dan tata kelola pasar dalam jangka panjang.

Dari global, pelaku pasar juga cenderung bersikap defensif menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan ini, yang menjadi salah satu faktor penahan minat risiko.

Kiwoom Sekuritas merekomendasikan investor untuk bersikap wait and see sambil menunggu momentum buy on weakness, dengan level support di 8.923–8.900 dan 8.780, serta resistance di 9.000–9.014 dan 9.120–9.174.

(dhf)

No more pages