Uji Kelayakan Deputi BI: Thomas Djiwandono Pamer Strategi 'GERAK'
Redaksi
26 January 2026 18:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono memaparkan visi dan misinya untuk menjadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2030. Hal ini disampaikan dalam proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di hadapan para Anggota Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dalam paparannya, Thomas mencetuskan konsep yang terdiri dari lima strategi tematik bertajuk 'GERAK'. Kelima strategi tersebut ialah pertama, Governance, yakni kebijakan yang kuat dan kredibel. Kedua, Efektivitas kebijakan. Ketiga, Resiliensi sistem keuangan. Keempat, Akselerasi sinergi fiskal dan moneter keuangan. Kelima, Keberlanjutan transformasi keuangan.
"Governance merupakan pondasi. Dalam hal tata kelola kita mengenal regulasi terkait independensi BI yang ada dalam aturan sejak 1999 dan ada pula di Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). Regulasi yang kuat untuk independensi BI," tegas Thomas dalam paparannya, Senin (26/1/2026).
Menurut dia, strategi GERAK bisa membangun sekaligus mendukung ekonomi berkelanjutan secara adaptif dan agile atau lincah.
Selain governance atau tata kelola, kata kunci dalam strategi yang diusung Thomas ialah 'Sinergi'. Menurut dia, sinergi kebijakan antara otoritas fiskal dan otoritas moneter, serta otoritas keuangan lain dapat membantu mewujudkan pertumbuhan ekonomi ke depan.



























