Logo Bloomberg Technoz

Ketegangan AS vs Iran, Harga Minyak Dunia Terus Naik

Redaksi
26 January 2026 09:42

Kilang minyak PCK Schwedt yang dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi
Kilang minyak PCK Schwedt yang dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak terus naik pada Senin (26/1/2026) setelah meningkat lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Pasalnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran membuat investor tetap waspada, meski jalur pipa ekspor utama Kazakhstan kembali beroperasi penuh.

Minyak mentah Brent sedikit naik 0,18% dan diperdagangkan US$66 per barel pada 08.27 WIB, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 0,23% menjadi US$61,21 per barel.

Kedua harga acuan tersebut mencatat kenaikan mingguan sebesar 2,7% dan ditutup pada Jumat di level tertinggi sejak 14 Januari. Kelompok kapal induk militer AS dan senjata militer lainnya diperkirakan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.


Pada Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS mengerahkan armada ke Iran. Namun, ia berharap tidak perlu menggunakannya, sambil memperingatkan Teheran agar tidak membunuh demonstran atau memulai kembali program nuklirnya.

Pada Jumat, pejabat Iran senior mengatakan Iran akan menganggap setiap serangan AS sebagai "perang habis-habisan melawan kami."