Diserang AS-Israel, Peluncur Rudal Iran Masih Sulit Dilumpuhkan
News
13 March 2026 11:10

Gerry Doyle, Galit Altstein dan Alberto Nardelli - Bloomberg News
Bloomberg, Jumlah peluncur rudal milik Iran dilaporkan tetap stabil meskipun telah digempur serangan udara tanpa henti selama sepekan terakhir. Berdasarkan estimasi Israel dan negara-negara Barat, kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya menemukan target kecil yang bergerak cepat tanpa kendali penuh atas wilayah udara.
Pejabat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan pada Kamis (12/3) bahwa dua pertiga dari total peluncur milik Republik Islam tersebut telah hancur. Angka ini tidak banyak berubah dibandingkan laporan pekan lalu yang berada di angka 60%.
Dua estimasi dari pihak Barat pada hari Kamis juga menempatkan jumlah peluncur yang hancur di angka 60%. Salah satu sumber menambahkan bahwa setidaknya 80% dari total kemampuan ofensif Iran secara keseluruhan telah berhasil dilumpuhkan.
Peluncur seluler merupakan kunci bagi kemampuan Iran untuk menembakkan stok rudal balistiknya yang besar. Namun, menemukan kendaraan-kendaraan ini di negara seluas Iran menjadi tantangan raksasa, terutama ketika sebagian wilayah udara masih dianggap berbahaya bagi pesawat tempur AS dan Israel. Di sisi lain, Teheran sudah lama menyadari bahwa unit peluncur mereka akan menjadi target utama.




























