Kalender Ekonomi: Fed Rate, Inflasi AS, dan Penawaran ORI
Redaksi
26 January 2026 07:14

Bloomberg Technoz, Jakarta - Serangkaian agenda ekonomi dan data pasar akan menutup Januari yang padat dan sarat tensi ekonomi-politik global. Ketegangan geopolitik mereda setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut Greenland.
Pekan ini, perhatian investor tertuju pada arah kebijakan suku bunga sejumlah bank sentral utama, termasuk The Federal Reserve (AS), Bank of Canada, dan Riksbank Swedia. Selain itu, Uni Eropa dan India dijadwalkan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).
Pelaku pasar dan ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya, di tengah dinamika perebutan kursi kepemimpinan bank sentral tersebut.
“Kami menilai sebagian besar anggota FOMC akan menggunakan data ekonomi untuk membenarkan keputusan menahan suku bunga pada pertemuan ini,” sebut riset Bloomberg Economics.'
Keputusan menahan suku bunga juga dipandang sebagai sinyal dukungan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, yang tengah menghadapi tekanan politik dari pemerintahan Trump. Dari sisi fundamental, tingkat pengangguran AS menurun pada Desember, sementara inflasi masih bertahan di atas target The Fed, sehingga pelonggaran kebijakan dinilai belum mendesak.






























