Saham–saham transportasi, saham konsumen non primer, dan saham perindustrian menjadi pendorong pelemahan laju IHSG, dengan melemah 2,29%, 2,24% dan 1,5%.
Saham yang menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan hari ini adalah saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melemah 14,85%, PT RMK Energy Tbk (RMKE) ambles 9,74%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 6,19%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terpeleset 5,82%, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terpangkas 3,23%.
Bursa saham Asia lain justru menapaki jalur penguatan. Pada penutupan perdagangan, KOSDAQ (Korea), Straits Times (Singapura), Shenzhen Comp. (China), KOSPI (Korea Selatan), TAIEX (Taiwan), Hang Seng (Hong Kong), TOPIX (Jepang), Shanghai Composite (China), NIKKEI 225 (Tokyo), SETI (Thailand), dan KLCI (Malaysia) yang berhasil menguat masing-masing 2,43%, 1,31%, 1,21%, 0,76%, 0,68%, 0,45%, 0,37%, 0,33%, 0,29%, 0,21%, dan 0,17%.
Sentimen hari ini tertuju terhadap sikap Presiden AS Donald Trump yang membatalkan tarif perdagangan tambahan terhadap negara–negara Eropa yang dianggap menentang keinginannya untuk memiliki Greenland. Presiden Trump mengatakan telah mencapai kesepakatan kerangka kerja dengan NATO.
Rincian dari kesepakatan tersebut belum tersedia namun Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutt mengatakan kesepakatan yang dicapai tidak melibatkan kedaulatan Greenland.
Tim Research Phillip Sekuritas memaparkan, investor juga mencerna rilis sejumlah data ekonomi AS. Data Initial Jobless Claims memperlihatkan jumlah orang yang untuk kali pertama mencairkan tunjangan pengangguran hanya bertambah 1.000 individu untuk pekan yang berakhir 17 Januari menjadi 200.000. Lebih rendah daripada ekspektasi yaitu 212.000.
Data Continuing Jobless Claims memperlihatkan jumlah orang yang sudah mencairkan tunjangan pengangguran paling tidak selama dua minggu beruntun turun menjadi 1,85 juta untuk pekan yang berakhir Januari 10, dari 1,87 juta pada minggu sebelumnya.
Data Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index naik 0,2% secara bulanan dan 2,8% secara tahunan pada November, sama dengan Oktober dan sesuai ekspektasi pasar.
Adapun melansir riset terbaru PANS Research oleh Panin Sekuritas, biarpun ditutup di zona merah, IHSG berhasil bertahan di atas support MA–20 di level 8.905. Stochastic di area oversold dan berpotensi golden cross.
“IHSG berpeluang rebound menuju resistance psikologis 9.000 sampai dengan titik All Time High 9.174,” papar Panin Sekuritas, mencermati perdagangan Senin minggu depan.
Di sisi lain, MA–50 sampai dengan Lower Parallel Channel di rentang 8.691-8.750 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.
(fad/aji)





























