Logo Bloomberg Technoz

Ia menjelaskan, pada masa Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), bantuan peralatan sempat menjadi instrumen penting untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif. Bantuan tersebut mencakup pembangunan mini bioskop, studio podcast, alat musik, hingga mesin jahit bagi subsektor fesyen.

“Padahal zaman Bekraf, kita bisa bangun mini bioskop, bikin studio podcast, bisa bantu alat musik, mesin jahit,” katanya.

Ia mencontohkan, sejumlah subsektor seperti gim dan animasi membutuhkan perangkat lunak dan teknologi dengan biaya yang tidak murah. Bantuan tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha kreatif.

“Misalnya perlu bantuan software. Gim itu cukup mahal, software animasi, alat navigator, bahkan lampu untuk afiliator saja sekarang kita tidak bisa kasih,” jelasnya.

Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif meminta izin agar skema bantuan peralatan dapat kembali diberikan melalui kementerian tersebut. Riefky berharap dukungan kebijakan ini dapat segera direalisasikan.

“Jadi kita juga minta izin agar bamper-nya dikembalikan lagi ke Kementerian Ekonomi Kreatif,” tutup Riefky.

(dec)

No more pages