Logo Bloomberg Technoz

Rekam Jejak Mojtaba Khamenei, Sang Penerus Takhta Iran

Redaksi
09 March 2026 15:00

Mojtaba Khamenei (Dok. Tasnim)
Mojtaba Khamenei (Dok. Tasnim)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mojtaba Khamenei, putra dari Pemimpin Tertinggi Iran mendiang Ayatollah Ali Khamenei, yang pada Minggu diumumkan sebagai penerusnya, telah lama dianggap sebagai kandidat kuat untuk posisi tersebut bahkan sebelum serangan Israel menewaskan ayahnya. Hal itu terjadi meskipun Mojtaba sendiri belum pernah terpilih atau ditunjuk untuk menduduki jabatan pemerintahan.

Sosok yang dikenal tertutup di Iran itu tidak terlihat di publik pada hari-hari setelah serangan udara Israel yang menargetkan kantor pemimpin tertinggi dan menewaskan ayahnya yang berusia 86 tahun di awal perang. Dalam serangan tersebut juga tewas istri Mojtaba, Zahra Haddad Adel, yang berasal dari keluarga yang sejak lama memiliki hubungan erat dengan sistem teokrasi Iran.

Mojtaba Khamenei kini akan memiliki peran sentral dalam menentukan strategi perang Iran, dengan Pasukan Garda Revolusi yang kuat menjawab langsung kepadanya. Pengumuman pemilihannya muncul setelah adanya tanda-tanda perpecahan di kalangan pejabat Iran, sementara negara itu menunggu keputusan dari Majelis Ahli (Assembly of Experts), lembaga beranggotakan 88 ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi.

Profil Mojtaba Khamenei


Lahir pada 1969 di kota Mashhad, sekitar 10 tahun sebelum Iranian Revolution 1979 yang mengguncang Iran, Khamenei tumbuh ketika ayahnya aktif menentang Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Sebuah biografi resmi Ali Khamenei menceritakan sebuah momen ketika polisi rahasia shah, SAVAK, mendobrak rumah mereka dan memukuli sang ulama. Setelah terbangun, Mojtaba dan anak-anak Khamenei lainnya diberi tahu bahwa ayah mereka sedang pergi berlibur.