Logo Bloomberg Technoz

Wamen Nezar Patria Dorong Fitur Grok AI Dihapuskan

Farid Nurhakim
22 January 2026 21:20

Wamen Komdigi Nezar Patria saat berinteraksi dengan rekan-rekan jurnalis di kantornya.. Farid Nurhakim/Bloomberg Technoz
Wamen Komdigi Nezar Patria saat berinteraksi dengan rekan-rekan jurnalis di kantornya.. Farid Nurhakim/Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mendorong fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Grok AI dapat dihilangkan. Hal ini menyusul adanya pemblokiran sementara terhadap kemampuan  chatbot besutan xAI--perusahaan milik Elon Musk-- tersebut oleh pemerintah Indonesia.

"Jadi saya kira cukup kuat alasan kita untuk mem-ban (memblokir) sementara Grok sampai dengan fitur tersebut bisa dihapuskan gitu ya," kata Nezar kepada awak media di Perpustakaan Kemkomdigi RI, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Menurut dia, hal itu dikarenakan fitur Grok AI tak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh Indonesia. Di mana foto dapat diubah dengan artificial general intelligence menjadi beragam foto yang bersifat pornografi dan kemudian bisa dikombinasikan dengan berbagai reka adegan.


"Nah ini saya kira tidak patut. Dan langkah kita tidak sendirian, Malaysia mengikuti jejak kita dan juga Filipina mengikuti jejak kita," ucap Nezar. "Jadi ada tiga negara ASEAN yang melakukan hal yang sama buat Grok."

Kemudian Nezar mengeklaim pihaknya sudah berkomunikasi dengan platform media sosial X yang menjadi bagian dalam ekosistem  Grok AI. "Baru berkontak, jadi masih dalam diskusi dan masih dalam perbincangan lah. Ya sudah ada kontak lah," tutur dia.