Logo Bloomberg Technoz

Singapura Jadi Lokasi Pusat Data Berbasis Sel Otak Manusia

Recha Tiara Dermawan
10 March 2026 14:30

Gedung-gedung di cakrawala Singapura. (Wei Leng Tay/Bloomberg)
Gedung-gedung di cakrawala Singapura. (Wei Leng Tay/Bloomberg)

Olivia Poh - Bloomberg News

Bloomberg, Startup bioteknologi Cortical Labs sedang mengerjakan dua pusat data kecil yang dijalankan oleh sel otak manusia, dengan menempatkan neuron yang ditumbuhkan di laboratorium pada silikon dalam sebuah eksperimen yang suatu hari bisa menantang chip dari perusahaan seperti Nvidia Corp..

Startup yang berbasis di Melbourne, Australia ini mengungkap pusat data biologis pertamanya di Melbourne dan sedang membangun satu lagi di Singapore bersama mitra DayOne Data Centers Ltd., menurut pernyataan pada hari Selasa. Alih-alih rak server yang berjalan dengan prosesor konvensional, fasilitas tersebut akan menampung komputer biologis yang dikenal sebagai unit CL1, yang ditenagai oleh sel otak manusia.


Meski masih membutuhkan waktu bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun sebelum dapat menantang teknologi arus utama, proyek ini menyoroti upaya para ilmuwan mencari solusi baru untuk mengatasi masalah yang muncul dari kebutuhan kapasitas komputasi yang terus meningkat akibat kecerdasan buatan. Pembangunan cepat pusat data AI di seluruh dunia telah memicu kekhawatiran lingkungan terkait kebutuhan listrik dan konsumsi air, serta kekurangan silikon.

Kapasitas komputasi sistem milik Cortical Labs masih terbatas, tetapi perusahaan tersebut menunjukkan kemajuan. Salah satu pencapaian sebelumnya adalah mengajarkan sel otaknya memainkan gim komputer sederhana Pong. Bulan lalu, perusahaan mengatakan telah melatihnya memainkan gim yang jauh lebih canggih, Doom.