Harga Hari Ini Naik ke Rp1,18 Miliar, Bitcoin Masuk Zona Bullish
Redaksi
10 March 2026 14:32

Bloomberg Technoz, Jakarta - Level kepercayaan diri para pedagang aset digital, termasuk Bitcoin, di pasar mungkin membaik imbas sinyal Presiden Donald Trump yang klaim perang Amerika Serikat dengan Iran mungkin akan segera berakhir. Meski demikian analis menilai kondisi dapat berubah, dan jika ini terjadi bersiaplah akan hadirnya fluktuasi berikutnya.
Tekanan yang terjadi sepanjang pekan lalu, disebabkan peperangan Iran vs Israel-AS, kini jauh berkurang, berdasarkan analisis firma Glassnode. Dampak positifnya aset kripto Bitcoin kembali menguat sekitar 4% menjadi US$69.000-an. Namun Glassnode memperingatkan bahwa pemulihan masih pada pada zona ketidakpastian.
“Secara keseluruhan, kondisi mulai stabil, dengan momentum, permintaan ETF, dan metrik keuntungan membaik,” tulis Glassnode, dilansir dari Decrypt. Posisi terkini hingga Selasa (11/3/2026) juga dinilai ada moderat tetapi masih belum cukup kuat untuk melempar sinyal pergeseran bullish yang pasti.
Pada indeks volatilitas Bitcoin 30 hari terekam mencapai level tertinggi dalam dua minggu. Hal ini memberi gambaran ketidakyakinan atas kenaikan harga Bitcoin. Kelas aset ini kesulitan mencatat kenaikan signifikan dalam reli singkat sejak penurunan tajam pada Oktober.
Pratik Kala, Kepala Riset di Apollo Crypto menambahkan pecahnya perang di Iran membawa level support Bitcoin di US$68.000 dengan kemungkinan lonjakan kuat US$73.000, dan level resisten berikutnya ada di US$87.000.






























