Logo Bloomberg Technoz

Amran Oper Impor Sapi Swasta ke BUMN: Negara Jadi Stabilisator

Mis Fransiska Dewi
22 January 2026 17:20

Ilustrasi Daging Sapi (kemendag.go.id)
Ilustrasi Daging Sapi (kemendag.go.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengalihkan sebagian kuota impor daging sapi dari pelaku usaha swasta ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu alasannya untuk memperkuat peran negara dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional.

Seperti diketahui, kuota impor daging sapi bagi pengusaha swasta pada 2026 hanya ditetapkan sebesar 30.000 ton, jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membantah kebijakan tersebut bukan memangkas kuota impor sapi hidup milik swasta. Dia menjelaskan seluruh impor sapi bakalan masih sepenuhnya dikuasai pelaku usaha swasta.


Amran menuturkan pengalihan kuota justru terjadi pada komoditas daging sapi beku, yang sejak awal ditugaskan negara sebagai instrumen stabilisasi pasar. Menurutnya, kehadiran BUMN diperlukan agar negara memiliki kendali langsung saat terjadi lonjakan harga atau kelangkaan pasokan.

“Itu daging. Kalau itu bukan dipangkas, [itu] dialihkan ke BUMN [dari sebelumnya di swasta] supaya BUMN menjadi stabilisator. Kalau terjadi kelangkaan terus BUMN tidak hadir, instrumen kita menstabilkan apa? Ada enggak?” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Kamis (22/1/2026).