Selain itu, penurunan tensi geopolitik juga membuat harga emas terpangkas. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik ancamannya untuk memberlakukan tarif bea masuk lebih tinggi kepada negara-negara yang menentang ambisinya untuk mencaplok Greenland, yang saat ini masih menjadi wilayah Denmark.
Trump menyebut bahwa kerangka kesepatakan seputar Greenland sudah disetujui.
“Kami telah membentuk kerangka kerja sama dengan menghormati Greenland, bahkan seluruh wilayah Arktik. Solusi ini, jika dilakukan, maka akan luar biasa bagi AS dan seluruh negara anggota NATO. Atas dasar saling mengerti, maka saya tidak akan menerapkan tarif yang sedianya akan berlaku mulai 1 Februari,” cuit Trump dalam unggahan di media sosial.
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyambut baik langkah terbaru dari Trump.
“Hari ini berakhir lebih baik dari permulaannya. Akan tetapi, Presiden Trump belum menyerah dalam ambisinya untuk menguasai Greenland, dan itu selalu menjadi garis merah tegas bagi Kerajaan Denmark,” tutur Rasmussen, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi lebih kondusif, lebih tenang, lebih kalem, biasanya emas bukan menjadi pilihan utama pelaku pasar.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 79.
RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI di atas 70 juga menjadi sinyal bahwa sudah jenuh beli.
Sinyal overbought terkonfirmasi dengan indikator Stochastic RSI 14 hari yang sudah menyentuh 100. Paling tinggi, sudah sangat jenuh beli.
Untuk perdagangan hari ini, target support terdekat harga emas rasanya ada di US$ 4.719/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 4.653/troy ons akan menjadi target selanjutnya.
Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 4.580/troy ons.
Namun jika harga emas justru naik lagi, maka US$ 4.807/troy ons akan menjadi target resisten terdekat. Ini sekaligus menjadi pivot point, yang kalau tertembus maka harga emas berpotensi melesat ke rentang US$ 4.843-4.899/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 4.990/troy ons.
(aji)




























