Proyek Baterai Titan Ngaret, Antam & Huayou Belum Sepakat
Azura Yumna Ramadani Purnama
21 January 2026 16:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian ESDM mengatakan keterlambatan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek baterai Titan disebabkan karena melesetnya penyelesaian perjanjian antara PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan anak usaha Zhejiang Huayou Cobalt Co.
Sekretaris Satuan Tugas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Ahmad Erani Yustika mengatakan kedua perusahaan itu masih berunding terkait dengan kelanjutan proyek baterai terintegrasi tersebut.
“Ada beberapa kerja sama antara Antam dengan Huayou masih belum inilah, sampai sekarang masih dalam kajian, enggak secepat seperti yang kita bayangkan,” kata Erani saat ditemui awak media di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Erani mengatakan pengembangan proyek tersebut hingga saat ini masih berlanjut, namun memerlukan waktu yang lebih panjang untuk memfinalisasi kesepakatan kerja sama antara Antam dan Huayou.
“Saya masih belum tahu pasti ya di titik mana belum selesai atau finalisasinya kerja sama di antara mereka itu,” ujar Erani.































