Logo Bloomberg Technoz

Amazon.com Inc. menggugat Perplexity AI Inc., yang mengembangkan agen AI yang dapat berbelanja atas nama pengguna, dengan klaim bahwa teknologi ini menimbulkan kerentanan privasi. Amazon juga ikut mengembangkan agennya sendiri, beberapa di antaranya mampu berbelanja untuk pengguna. 

Untuk agen AI dapat bertindak secara efektif atas nama manusia, dia tersebut memerlukan akses eksklusif ke aplikasi yang menyimpan informasi sensitif seperti data kartu kredit dan kontak, kata Whittaker. Setiap data yang disimpan oleh agen berisiko lebih besar untuk disusupi, katanya.

“Itulah yang kami sebut sebagai mendobrak penghalang antara aplikasi dan sistem operasi. Karena enkripsi kami tidak lagi berarti jika yang perlu dilakukan hanyalah menyusupi 'context window' ini yang memiliki izin root di sistem operasi Anda untuk mengakses data seperti ini.”

Selain perluasan akses data, agen AI juga menimbulkan risiko keamanan karena tujuannya adalah beroperasi dengan sedikit pengawasan manusia, menurut analisis McKinsey.

Signal Foundation adalah organisasi nirlaba di balik aplikasi pesan terenkripsi Signal, yang populer di kalangan jurnalis, aktivis, dan terkadang pejabat pemerintah yang berusaha menghindari pengawasan. 

Aplikasi ini dikembangkan oleh programmer anonim dan aktivis privasi Moxie Marlinspike sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan layanan seperti WhatsApp milik Meta Platforms Inc. Berbeda dengan pesaing utama, Signal mengumpulkan sedikit metadata dan, hingga tahun 2024, tidak memerlukan nomor telepon pengguna.

(bbn)

No more pages