Logo Bloomberg Technoz

Danantara Rilis Jadwal Dimulainya Proyek Sampah Jadi Listrik

Artha Adventy
21 January 2026 08:20

ki-ka: CIO Danantara Pandu Sjahrir, CEO Danantara Rosan Roeslani dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo usai penandatanganan HoA proyek EBT. (dok. Danantara)
ki-ka: CIO Danantara Pandu Sjahrir, CEO Danantara Rosan Roeslani dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo usai penandatanganan HoA proyek EBT. (dok. Danantara)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan pelaksanaan groundbreaking proyek pengolahan sampah menjadi listrik atau Waste to Energy (WtE) pada kuartal II-2026, seiring bergulirnya tahapan seleksi mitra hingga persiapan kontrak dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Berdasarkan linimasa indikatif program WtE dalam laporan Addressing Future Waste Challenges, seleksi Daftar Penyedia Terkualifikasi (DPT) dan proses permintaan proposal (RFP) dijadwalkan berlangsung pada Oktober–Desember 2025. Selanjutnya, penyampaian proposal dilakukan pada Januari 2026, disusul evaluasi proposal pada Januari–Februari 2026.

Danantara menetapkan kriteria ketat bagi calon mitra proyek WtE. Dari sisi kapabilitas teknis, peserta harus memiliki pengalaman mengoperasikan fasilitas WtE dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari, serta rekam jejak terbukti dalam operasi dan pemeliharaan (O&M) pembangkit WtE.


Sementara dari aspek kapabilitas finansial, calon mitra diwajibkan memiliki aset minimal Rp2,5 triliun per tahun dalam tiga tahun terakhir, ekuitas sekurang-kurangnya Rp700 miliar, serta pendapatan kumulatif minimal Rp900 miliar dalam periode yang sama. Selain itu, struktur keuangan harus mencerminkan rasio utang yang sehat dengan debt to equity ratio (DER) maksimal 4 kali.

Adapun dari sisi kapabilitas pembiayaan, peserta tender harus memiliki pengalaman dalam pembiayaan setidaknya satu proyek WtE.