Logo Bloomberg Technoz

Batu bara masih mendominasi bauran energi di China. Selama periode Oktober 2024 hingga September 2025, batu bara menyumbang 55,5% dari total bauran energi di sana.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana ‘ramalan’ harga batu bara untuk hari ini, Selasa (20/1/2026)? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara berada di zona bullish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 55. RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 93. Sudah jauh di atas 80, yang berarti sudah sangat jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, harga batu bara sepertinya berisiko turun. Cermati pivot point di US$ 107/ton.

Dari situ, harga batu bara bisa saja mengetes support di kisaran US$ 106-105/ton.

Namun jika masih kuat naik, maka harga batu bara berpeluang menguji resisten US$ 110/ton. Penembusan di titik itu bisa mengangkat harga ke rentang US$ 113-117/ton.

(aji)

No more pages